Pengertian dan Sejarah Dari Sastra

23 Feb

Pengertian dan Sejarah Dari Sastra –┬áSastra dalam arti yang baik, Sastra (Sanskerta: shastra) adalah sebuah kata serapan dari karya Sastra ‘Sastra’, yang berarti “pesan yang terdiri dari arahan” atau “bantuan”, dari kata ‘Sas’ yang menyarankan ‘arahan’ atau ‘latihan’ dan juga ‘Tra’ Alat “atau” metode “. Dalam bahasa Indonesia, kata ini biasanya digunakan untuk merujuk pada “sastra” atau semacam penciptaan yang memiliki makna atau keindahan tertentu.

Yang agak berprasangka adalah penggunaan istilah sastra dan sastra. Segmentasi sastrawi lebih mengacu pada Agen Bola maknanya sebagai pesan sederhana. Sastra lebih diarahkan pada puisi sastra yang kuat atau kehalusan abstrak. Istilah sastra adalah salah satu contohnya, diartikan sebagai orang yang memperjuangkan sastra, bukan sastra.

Pengertian dan Sejarah Dari Sastra

Pengertian dan Sejarah Dari Sastra

Selanjutnya dalam arti sastra, karya sastra dapat dipisahkan menjadi karya sastra tertulis atau literatur lisan (lisan sastra). Di bawah literatur tidak ada kaitannya dengan penulisan, namun dengan bahasa yang dijadikan sebagai truk untuk berbagi pengalaman atau gagasan tertentu.

Karya sastra dibagi menjadi 2 terutama Prosa dan juga Ayat, Prosa adalah karya sastra yang tidak terikat sedangkan Verse adalah komposisi yang terikat oleh peraturan dan peraturan tertentu. Contoh Sastra Verse adalah Ayat, Pantun, dan Puisi, sedangkan karya sastra Prosa adalah Novel, Cerita / Cerita Pendek, dan Dramatisasi.

Menyadari Sastra Meninggal Sesuai dengan Pakar

Mursal Esten (1978: 9).

Karya sastra atau Sastra adalah pengungkapan fakta imajinatif dan imajinatif sebagai gejala kehidupan manusia. (dan juga masyarakat) melalui bahasa sebagai media dan juga memiliki efek yang menguntungkan pada kehidupan manusia (manusia).

Semi (1988: 8).

Literatur. adalah bentuk dan juga hasil karya seni inovatif yang segala sesuatunya manusia dan juga hidupnya memanfaatkan bahasa sebagai mediumnya.

Panuti Sudjiman (1986: 68).

Sastra sebagai karya lisan atau ciptaan yang memiliki banyak atribut supremasi seperti keorisinalan, keartistikan, keindahan dalam isi web, dan juga ungkapanya.

Ahmad Badrun (1983: 16).

Sastra adalah kegiatan seni yang menggunakan bahasa dan simbol-simbol lain seperti alai, sekaligus imajinatif.

Eagleton (1988: 4).

Sastra adalah tulisan rapuh (belle letters) adalah karya yang merekam rekaman jenis bahasa. setiap hari dengan pilihan cara dengan bahasa yang dipadatkan, diperkuat, dipangkas, diperpanjang, dan terbalik.

Plato.

Sastra adalah hasil tiruan atau ringkasan realitas (mimesis). Komposisi harus menjadi pemodelan ruang dalam serta desain realitas. Akibatnya, nilai sastra lebih rendah dan juga jauh dari dunia gagasan.

Aristoteles.

Sastra sebagai kegiatan tambahan melalui iman, sains serta filsafat.

Robert Scholes (1992: 1).

Tentu, karya sastra adalah sebuah kata, bukan sebuah objek.

Sapardi (1979: 1).

Jelaskan bahwa karya sastra adalah institusi sosial yang memanfaatkan bahasa sebagai media. Bahasa itu sendiri adalah ciptaan sosial. Sastra menawarkan gambaran kehidupan, dan juga kehidupan itu sendiri adalah sebuah realitas sosial.

Taum (1997: 13).

Karya sastra adalah karya kreatif imajinasi atau fiksi “atau” karya sastra menggunakan bahasa cantik dan berharga yang menunjukkan berbagai poin lainnya “.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *